
Dokter Tan Berikan Rekomendasi Menu Sahur
Dokter Tan Berikan Rekomendasi Menu Sahur Tentunya Dengan Beberapa Pilihan Makanan Yang Bikin Kenyang Lebih Lama. Saat ini Dokter Tan Shot Yen dikenal sebagai dokter yang sering membagikan edukasi gizi berbasis pola makan seimbang dan alami. Dalam memberikan rekomendasi menu sahur, ia biasanya menekankan pentingnya memilih makanan yang menjaga energi stabil sepanjang hari puasa. Sahur bukan sekadar makan sebelum imsak, tetapi kesempatan mengisi tubuh dengan nutrisi yang tepat agar tidak mudah lemas dan lapar berlebihan. Karena itu, ia menyarankan komposisi menu yang mengandung karbohidrat kompleks, protein berkualitas, lemak sehat, serta serat dari sayur dan buah.
Karbohidrat kompleks seperti nasi merah, kentang rebus, ubi, atau oatmeal di anjurkan karena di cerna lebih lambat di bandingkan karbohidrat sederhana. Proses cerna yang lebih lambat membantu kadar gula darah tetap stabil sehingga energi bertahan lebih lama. Ia juga mengingatkan agar tidak terlalu banyak mengonsumsi makanan manis saat sahur karena lonjakan gula darah yang cepat justru membuat tubuh lebih cepat merasa lapar. Protein menjadi komponen penting lainnya. Sumber protein seperti telur, ikan, ayam, tahu, atau tempe membantu mempertahankan massa otot sekaligus memberikan rasa kenyang lebih lama.
Selain itu, ia menekankan pentingnya asupan serat. Sayuran dan buah segar membantu memperlambat pengosongan lambung dan mendukung kesehatan pencernaan. Menu sahur sebaiknya tidak di dominasi makanan berlemak tinggi atau di goreng berlebihan karena dapat membuat perut terasa tidak nyaman saat berpuasa. Lemak sehat dari alpukat, kacang, atau minyak zaitun dalam jumlah wajar lebih di anjurkan. Asupan cairan juga menjadi perhatian utama. Ia menyarankan minum air putih yang cukup saat sahur untuk mencegah dehidrasi. Minuman berkafein berlebihan sebaiknya di hindari karena dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil dan mempercepat kehilangan cairan.
Dokter Tan Membagikan Rahasia Menu Sahur Seimbang
Dokter Tan Membagikan Rahasia Menu Sahur Seimbang dengan pendekatan gizi utuh dan alami. Ia menekankan bahwa sahur bukan sekadar mengenyangkan perut, tetapi menyiapkan tubuh agar mampu bertahan tanpa asupan selama belasan jam. Kunci utamanya adalah keseimbangan antara karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, serat, serta cairan yang cukup. Kombinasi ini membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil sehingga tubuh tidak mudah lemas atau lapar berlebihan di siang hari.
Menurutnya, pemilihan karbohidrat sangat menentukan kualitas energi. Ia menyarankan sumber karbohidrat kompleks seperti nasi merah, kentang rebus, singkong, atau oatmeal karena di cerna lebih lambat oleh tubuh. Karbohidrat sederhana seperti makanan manis berlebihan justru dapat memicu lonjakan gula darah yang cepat turun, sehingga rasa lapar datang lebih awal. Protein juga menjadi komponen penting dalam menu sahur. Telur, ikan, ayam tanpa kulit, tahu, dan tempe membantu mempertahankan rasa kenyang lebih lama sekaligus menjaga massa otot.
Rahasia lainnya adalah memperbanyak serat dari sayur dan buah segar. Serat memperlambat proses pencernaan dan membantu sistem cerna bekerja lebih optimal. Ia juga menyarankan agar pengolahan makanan tidak berlebihan dalam penggunaan minyak. Makanan yang terlalu berminyak dapat membuat lambung terasa berat dan memicu rasa tidak nyaman saat berpuasa. Lemak sehat seperti dari alpukat atau kacang dalam porsi wajar tetap di perbolehkan karena membantu penyerapan vitamin dan memberi rasa kenyang. Asupan cairan menjadi bagian yang tidak boleh diabaikan. Ia menekankan pentingnya minum air putih yang cukup saat sahur untuk mencegah dehidrasi. Inilah rekomendasi yang di jelaskan oleh Dokter Tan.